SEPERTI APA SIH KEPRIBADIANMU…?

ME AND MOM

KARAKTERISTIK DASAR TIPE ~ TIPE KEPRIBADIAN

Sanguinis Populer

Hasrat Dasar :

à Bersenang-senang

Kebutuhan Emosional :

à Perhatian, Kasih Sayang, Dukungan, Penerimaan

Mengendalikan Lewat :

à Daya Tarik

MEMIMPIN

à Extrovert

à Optimis

à Terus Terang

Koleris Kuat

Hasrat Dasar :

à Mengendalikan

Kebutuhan Emosional :

à Loyalitas, Rasa Mengendalikan, Penghargaan, Pengakuan Atas Prestasi

Mengendalikan Lewat :

à Ancaman Amarah

MAIN

à Banyak Akal

à Supel

à Tidak Berorientasi Pada Sasaran

KERJA

à Tidak Ragu Dalam Mengambil Keputusan

à Terorganisasikan

àBerorientasi Pada Sasaran

Phlegmatis Damai

Hasrat Dasar :

à Kedamaian

Kebutuhan Emosional :

à Kedamaian dan Ketenangan, Rasa Berharga, Tidak Banyak Stres, Dihargai

Mengendalikan Lewat :

Penunda-nundaan

ANALISA

à Introvert

à Pesimis

à Lembut Bicaranya

Melankolis Sempurna

Hasrat Dasar :

à Kesempurnaan

Kebutuhan Emosional :

à Kepekaan, Dukungan, Ruang, Ketenangan

Mengendalikan Lewat :

à Ancaman Suasana Hati Yang Berubah~Ubah

MEMAKSIMALKAN KEKUATAN

&

MEMINIMALKAN KELEMAHAN

KEKUATAN :

KELEMAHAN :

sanguinis

senang bercerita

memberikan penggambaran yang warma-warni

bersuara tegas

bersahabat

pemikir bebas

bersikap santai

tidak mudah kuatir, tidak tergesa-gesa

senang berbelanja

murah hati

optimis

spontan

berkepribadian magnetis

suka melebih-lebihkan

berbohong

lantang

suka berbicara kepada sembarang orang

tidak berdisiplin

tidak tahu waktu

terlambat untuk segalanya

boros, banyak hutang

suka memberi kepada sembarang orang

kurang mikir

tidak pernah membuat rencana

membuat rumah sesak

koleris

pemimpin yang kuat

pemikir cepat

pandai berbisnis

pekerja keras

persuasif

berkemauan keras

kompetitif

mandiri

lugas

cepat mengambil keputusan

ngeboss

keputusan sembrono

terlalu impulsif

gila kerja

penipu

keras kepala

tidak mau mengalah

tidak membutuhkan anda

menghina

tidak sabar

melankolis

rapih dan teliti

pandai mengatur uang

pemikir

introspektif

berpikiran serius

terencana

ulet

peka

analitis

idealis

rinci

berdaya ingat kuat

terobsesi dengan kerapihan

pelit

tidak mau berbicara

pemurung

depresi

tidak spontan

tidak mau menyerah

mudah tersinggung

lama dalam mengambil keputusan

kurang membumi

kritis

tidak mudah memaafkan

phlegmatis

santai

damai

senang nonton TV

tampaknya saja mendengarkan

tersenyum dan mengangguk

kalem, tidak terlekat

konsisten

pandai beradaptasi

bersuara pelan

cocok di mana-mana

pemikir yang seimbang

bertampang merayu

malas

kurang semangat

kurang selektif dalam menonton

tidak mendengarkan

tidak menangkap sepatah katapun

memang tidak terlekat

terperangkap dalam kemapanan

kurang dapat mengambil keputusan

tidak jelas perkataannya

tidak tampak keunikannya

tak ada pendirian

terlalu letih

MELODI YANG BERKEPRIBADIAN MELANKOLIS

“Tak seorangpun mengerti masalahku . . . .”

*** Untuk kamu dan pasangan hidupmu ***

Ò Yang berkepribadian melankolis itu pendiam dan tidak banyak menuntut. Mereka kreatif dan pemikir, dan mereka suka dibiarkan sendirian. Yang berkepribadian melankolis juga memiliki jadwal yang rinci dan terbiasa dengan lingkungan yang terorganisasikan. Mereka selalu menganalisa, selamanya dapat diandalkan, dan biasanya serius.

Ò Yang berkepribadian melankolisadalah orang-orang yang senang membagikan selera mereka akan upaya-upaya yang intelektual serta serius, Mereka senang bergaul dengan orang-orang yang bercakap-cakap secara masuk akal dan yang tidak berusaha meriangkan suasana dengan basa-basi. Sebagai orang yang sangat penuh pertimbangan, yang berkepribadian melankolis itu peka terhadap perasaan keluarga serta teman-temannya.

Ò Orang yang pelupa, suka terlambat, atau tidak terorganisasikan akan segera membuat yang berkepribadian melankolis marah. Mereka tidak suka berada di dekat orang-orang yang sulit diterka dan menganggap kepribadian-kepribadian yang kurang intelijen sebagai “kelas ringan”.

Kebutuhan~kebutuhan Emosional yang Berkepribadian Melankolis :

Ò Kebutuhan~kebutuhan yang berkepribadian melankolis didasarkan pada perasaan batim mereka. Seruan hati mereka adalah, “Dukunglah aku, jangan mengolok aku. Berilah aku ruang dan ketenangan”.

Ò Hasrat dasar yang berkepribadian melankolis adalah mengerjakan segalanya secara sempurna dan teratur. Bagi mereka, tak ada cara lain. Ketika Anda mengerjakan segalanya terlambat, tidak rapih, atau tidak mengerjakannya sama sekali; mereka merasa Anda tidak mengasihi mereka sebab kalau toh Anda mengasihi mereka, Anda akan berupaya mengerjakan segalanya dengan benar.

Ò Memahami serta memenuhi kebutuhan emosional yang berkepribadian melankolis :

1. Dukungan : mereka perlu mengetahui bahwa Anda “memihak mereka”. Mereka mudah tersinggung kalau Anda mengolok mereka atau menjadikan mereka bulan-bulanan cerita Anda. Janganlah bertanya, “Kenapa sih kamu ini ?” Tanyakanlah, “Aku tahu kamu tersinggung, dan akan kutunggu hingga kamu siap menjelaskannya kepadaku”.

2. Ruang : kebalikan dari yang berkepribadian sanguinis, yang berkepribadian melankolis membutuhkan ruang sendiri. Mereka ingin tahu bahwa apa yang mereka letakkan di atas meja hari ini akan tetap berada di sana besok. Mereka depresi kalau barang-barang mereka dipinjam, digeledah, atau dirusak. Cobalah usahakan agar yang berkepribadian melankolis itu memiliki ruang sendiri dan jangan sentuh barang mereka.

3. Ketenangan : sadarlah bahwa yang berkepribadian melankolis itu tidak membutuhkan kebisingan, celoteh, teman, atau kekacauan. Mereka butuh sebuah tempat kemana mereka dapat menjauhkan diri dari keluarga. Hargailah hasrat mereka akan ketenangan dan janganlah memburu mereka dari satu acara sosial ke acara sosial lainnya.

4. Kestabilan : yang berkepribadian melankolis perlu merasakan keteraturan dalam kehidupan mereka. Cobalah menghargai rutinitas mereka sehari-hari dan interupsilah pola itu hanya kalau Anda mengalami keadaan darurat. Apabila mungkin, bantulah pasangan Anda yang berkepribadian melankolis itu menjaga jadwalnya; itu akan menghindarkan mereka dari stress.

Ò Kalau Anda berkepribadian melankolis, pentinglah Anda sadari bahwa tak seorangpun dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan ini dengan sempurna. Kehidupan ini toh tidak selalu sempurna, dan bukanlah selalu salah pasangan Anda kalau jadwal atau ruang pribadi Anda terganggu. Terkadang waktu serta keadaan tidak memungkinkan pasangan Anda menyelesaikan suatu proyek seperti yang Anda inginkan, tetapi itu tidaklah berarti pasangan Anda tidak mengasihi Anda. Ingatlah selalu bahwa kita ini hidup di dunia yang tidak sempurna, dan bahkan Anda sendiripun tak selalu dapat memenuhi harapan-harapan yang sempurna.

Ò Yang berkepribadian melankolis menjalani kehidupannya dengan serius dan tidak toleran terhadap sikap main-main. Segalanya ada maksudnya dan urutannya, dan tak ada waktu untuk disia-siakan dengan kegiatan-kegiatan yang tidak produktif .

Ò Yang berkepribadian melankolis merasa bahwa kebanyakan orang berkepribadian sanguinis itu kelas ringan, dan tidak mengerti mengapa begitu banyak orang tampaknya terkecoh olehnya. Toh yang berkepribadian sanguinis itu jarang sekali mengerjakan segalanya sesuai dengan kesempurnaan yang berkepribadian melankolis.

Ò Yang berkepribadian melankolis~lah yang pertama-tama menyatakan bahwa kegembiraannya sudah keterlaluan, dam mereka mudah tersinggung oleh kegiatan bersenang-senang dari orang-orang di sekeliling mereka. Banyak pasangan menanggapi sikap membatasi dari yang berkepribadian melankolis ini seperti orang~tua, yaitu dengan keluhan serta olokan lisan. Komentar-komentar negatif mereka kemungkinan besar akan menyinggung perasaan peka orang yang berkepribadian melankolis. Dukunglah upaya-upaya serius orang yang berkepribadian melankolis, sambil mendorong mereka untuk sedikit bergembira.

Ò Karakteristik lain dari yang berkepribadian melankolis adalah perhatian mereka terhadap detil. Tetapi bagi pasangan, kebiasaan-kebiasaan perfeksionis ini bisa gila tampaknya.

Ò Agar penikahannya seimbang, seorang yang berkepribadian melankolis terkadang perlu melupakan detilnya dan menikmati saja waktu bersenang-senang dengan pasangannya.

Ò Tetapi karena seringkali orang yang berkepribadian melankolis itu menikah dengan seseorang yang berbeda kepribadiannya, mereka frustasi dengan gaya pasangan mereka yang kurang sempurna.

Ò Kalau Anda menikah dengan orang yang berkepribadian melankolis dalam pernikahan Anda, pentinglah Anda ungkapkan kepada pasangan Anda, mengapa Anda memilih gaya Anda sendiri. Dan pentinglah bagi orang yang berkepribadian melankolis untuk menyadari preferensi pasangannya yang berbeda itu, tidaklah berari mereka payah.

Ò Yang bekepribadian melankolis membutuhkan kestabilan untuk dapat menikmati kehidupan.

Ò Kalau Anda pasangan seorang yang berkepribadian melankolis, mungkin Anda merasa tersinggung ketika mereka terlalu banyak menuntut pada Anda.

Ò Dengan sifat orang yang berkepribadian melankolis yang penuh pertimbangan dan peka, mereka bisa mudah tersinggung.

Ò Selalu menginginkan kehidupan yang ini sempurna, mereka sering kali dikecewakan oleh kenyataan tentang dunia yang tidak sempurna.

Ò Kalau Anda menikah dengan orang yang berkepribadian melankolis, penting Anda sadari hal-hal yang akan membuat pasangan Anda sedih.

Ò Dengan memahami kepribadian melankolis, Anda dapat memberikan dukungan ketika mereka mengalami kesenduan melankolis.

Ò Ingatlah selalu bahwa yang berkepribadian melankolis tidak mau kalau seolah~olah Anda ingin mereka cepat-cepat “Melupakan” depresi mereka. Mereka mengingnkan seseorang mendampingi mereka melalui masa-masa sulit mereka.

Neraca Pernikahan

(MARITA LITTAUER)

KELEBIHAN :

KEKURANGAN :

Sanguinis Populer Pernikahan yang “Menggembirakan”

Spontan

Seru

Antusias

Pernikahan tetap terjaga kesegarannya

Fleksibel

Mengkompromikan

Bermain dengan anak-anak

Pemaaf

Kurang rencana dan sasaran

Tidak stabil

Senang ‘berselingkuh’

Berantakan

Sama-sama tidak mau mendengarkan

Hubungannya dangkal

Tidak berakar

Garis generasi yang tidak jelas (anak bisa menjadi orang~tua)

Perencanaan keuangan yang tidak baik

Koleris Kuat Pernikahan yang “Aktif”

Berorientasi pada sasaran

Batasan yang jelas

Berprestasi tinggi

Saling menghargai

Berenergi tinggi

Mempelopori

Tegas sebagai orang~tua

Berebut kekuasaan

Berlebihan dalam membuat komitmen

Tak ada waktu bagi satu sama lain

Dua karier menarik pernikahan ke arah berlawanan

Pernikahan bukan prioritas

Batasan yang kabur antara pribadi dengan profesional

Adu membentak

Takut berbagi

Melankolis Sempurna Pernikahan yang “Terorganisir”

Rumah rapih

Rencana~rencana jangka panjang

Keuangan yang terencana

Tepat waktu

Pendidikan bernilai

Berkomitmen terhadap satu sama lain

Mengasihi serta melindungi anak~anak

Kritis

Bahaya krisis paruh baya

Depresi dan murung

Dendam terhadap kesalahan

Sama~sama saling memperparah kenegativan

Terperangkap pada rutinitas

Mungkin tidak setia

Harapan yang tidak realistis membebani hubungannya

Phlegmatis Damai Pernikahan yang “Rileks”

Stabil

Mudah sepakat

Mencukupkan diri

Tidak menekan

Sederhana

Sabar terhadap anak-anak

Cepat puas diri

Berprestasi rendah

Kurang perencanaan dan kurang terarah

Anak-anak mengambil alih

Membosankan

Kendali bersifat pasif~agresif

Kurang komunikasi

Kurang identitas individu

Garis generasi yang tidak jelas (anak bisa menjadi orang~tua)

Takut konflik

MENCIPTAKAN LAGU UNIK ANDA SENDIRI

“Menghadapi Masa~Masa Sulit”

*** Untuk kamu dan pasangan hidupmu ***

Depresi yang Berkepribadian Sanguinis

Yang berkepribadian sanguinis depresi ketika kehidupannya tidak menyenangkan atau ketika mereka merasa tak ada yang mrnghargai mereka. Pikiran mereka cenderung mengikuti salah satu jalan berikut :

§ “Kehidupan ini kerja melulu dan tak seorangpun memperhatikan betapa keras aku berusaha ….”

§ “Segalanya takkan pernah menjadi lebih baik dan aku takkan pernah mendapatkan cukup uang ….”

§ Mengapa ya aku menikah ? Dulunya aku populer, tetapi sekarang apaan”.

Yang berkepribadian sanguinis depresi ketika keadaan membuat mereka kewalahan. Mereka bisa memasang mimik senang dan mengenyampingkan perasaan mereka kalau ada teman datang atau kalau pergi berbelanja. Respon alami mereka adalah mencari kesenangan, makan, pesta, berbelanja, atau membelanjakan uang sebanyak-banyaknya.

Ketika yang berkepribadian sanguinis depresi, mereka akan berpikir dirinya menjadi melankolis. “Kepribadianku berubah”, kata mereka ~ lalu itu menjadi satu hal lain lagi yang membuat mereka depresi. Sekalipun yang berkepribadian sanguinis mungkin memperlihatkan kepribadian lain sementara mereka depresi, kepribadian dasar mereka tidaklah berubah. Ketika masa sulit berlalu, mereka akan kembali kepada keceriaan khas sanguinis.

Apa yang Harus Diperbuat dengan Seorang yang Berkepribadian Sanguinis yang Sedang Depresi :

§ Beri mereka “aduh kasihnnya !” dan kasihanilah mereka. Beri mereka hadiah atau kartu.

§ Ajak mereka makan siang. Sering~seringlah menelepon.

§ Pujilah mereka. Biarlah mereka membicarakannya dan menangis.

§ Beri mereka pengharapan yang tulus, bahwa kehidupan akan menjadi lebih baik.

Apa yang Harus Dihindari dengan Seorang yang Berkepribadian Sanguinis yang Sedang Depresi :

§ Jangan kuliahi mereka tentang masalah mereka dengan perkataan seperti, “Kalau saja kamu dengarkan aku sedari awalnya, kamu takkan mengalami masalah ini”.

§ Jangan banding-bandingkan masalah mereka dengan masalah orang lain yang lebih parah.

§ Jangan berikan klise-klise relijius. “Pasti ada dosa dalam kehidupanmu”. “Allah pasti ingin memberimu pelajaran”. “Allah sdang menghukummu karena …”.

§ Jangan membuatnya merasa bersalah. Itu akan melumpuhkannya untuk mengambil langkah positif menuju solusi.

Depresi yang Berkepribadian Koleris

Yang berkepribadian koloris depresi ketika segalanya lepas kendali. Mereka tahan apapun juga selama mereka dapat melihat jalan untuk mengendalikannya. Kalau uang atau kerja akan membereskannya, mereka takkan apa-apa karena toh mereka selalu dapat bekerja lebih keras dan mendapatkan uang lebih banyak.

Tetapi kalau persoalannya adalah kehilangan pekerjaan, uang, posisi, atau jabatan, mereka akan sedih karena kurang berprestasi. Juga mendengar diagnosa penyakit fatal atau kecelakaan yang melemahkan, yang berkepribadian koleris bisa depresi.

Reaksi alami seorang yang berkepribadian koleris terhadap depresi adalah bekerja lebih keras, berolahraga lebih banyak, dan mencoba apapun yang akan memberi mereka kendali. Ketika kehidupan cukup tak terkendali sehingga mengakibatkan yang berkepribadian koleris depresi, bunuh diri tampaknya suatu pilihan kuat yang cepat.

Apa yang Harus Diperbuat dengan Seorang yang Berkepribadian Koleris yang Sedang Depresi :

§ Doronglah mereka dengan harapan akan kemenangan.

§ Katakanlah, “Kamu pasti bisa”.

§ Katakanlah, “ Kamu adalah orang yang paling cerdas yang pernah kukenal”.

§ Tolonglah mereka menemukan langkah~langkah praktis.

Apa yang Harus Dihindari dengan Seorang yang Berkepribadian Koleris yang Sedang Depresi :

§ Jangan mengasihani ~ itu malah akan memperparah depresinya.

§ Jangan katakan bahwa : Allah sedang ingin menarik perhatiannya.

§ Jnagn katakan bahwa : depresinya lebih disebabkan oleh terlalu banyak bekerja dan seharusnya ia santai dulu atau berlibur.

Depresi yang Berkepribadian Melankolis

Yang berkepribadian melankolis depresi ketika kehidupan ini tidak sempurna, dan mereka sering merasa seolah-olah mau kiamat. Energi mereka terkuras oleh orang-orang yang tidak serius, yang tidak peduli kepada detil, dan yang tidak melihat apa akibat perbuatan mereka yang kurang pertimbangan itu terhadap dunia. Karena sikap mereka yang penuh pertimbangan serta peka, perasaan seorang yang berkepribadian melankolis mudah tersinggung ~ dan ini bisa menjadi satu lagi sumber depresi

Reaksi alami mereka terhadap depresi adalah bekerja lebih keras lagi untuk menyempurnakan segalanya. Mereka bahkan akan lebih banyak berpikir daripada biasanya, menganalisa suatu masalah dari setiap sudut yang mungkin. Yang berkepribadian melankolis sering menarik diri ketika depresi, meluangkan waktu untuk menulis, menganalisa masalahnya, atau mencari jawabannya dalam buku.

Yang berkepribadian melankolis depresi lebih daripada yang lain karena hasrat mereka akan kesempurnaan. Toh kehidupan nyatanya jarang sempurna. Mereka merasa yang lain kurang menanggapi mereka dengan sungguh-sungguh. Dan kecenderungan alami mereka terhadap depresi membuat mereka melewatka pelangi kehidupan dan hanya melihat hujannya saja.

Apa yang Harus Diperbuat dengan Seorang yang Berkepribadian Melankolis yang Sedang Depresi :

§ Katakanlah, “Aku tidak menyalahkanmu”.

§ Duduklah diam~diam hingga mereka mau bicara.

§ Diskusikanlah solusi~solusi yang mungkin.

§ Akuilah bahwa kehidupan memang tidak adil.

§ Temanilah mereka dan bersimpatilah terhadap mereka.

Apa yang Harus Dihidari dengan Seorang yang Berkepribadian Sanguinis yang Sedang Depresi :

§ Jangan mengatakan, “Itu sih hal yang paling bodoh yang pernah kudengar”, atau “Lihatlah sisi cerahnya”.

§ Jangan sepelekan duka serta depresi mereka.

§ Jangan memaksa mereka bergembira hari ini juga.

§ Jangan tinggalkan mereka karena itulah yang mereka perkirakan.

Depresi yang Berkepribadian Phlegmatis

Yang berkepribadian phlegmatis depresi ketika tugas yang dihadapinya tampak luar biasa. Mereka akan mulai patah semangat ketika harus menghadapinya. Pikiran mereka akan mulai mengikuti pola ini : “Kehidupan akan segera ambruk. Aku harus menghadapi kenyataan. Tanggung~jawabnya ada padaku. Aku tak dapat melemparkannya kemanapun dan ini tidak adil. Mengapa sih tidak ada orang yang berbuat sesuatu ?”

Akibat alami dari depresi bagi yang berkepribadian phlegmatis adalah membuat mereka menarik diri dan mengisolasi diri dari masalahnya. Ketika suatu masalah tampaknta terlalu berat, mereka akan berhenti berusaha memecahkannya.

Yang berkepribadian phlegmatis tampaknya tidak depresi karena telah belajar menyembunyikan perasaannya dan tidak menunjukkan kegelisahannya. Mereka tidak mengeluh tentang depresi mereka, tetapi mereka mengabaikan masalah-masalah lain serta keluarga ~ mereka terlalu kewalahan untuk mendengarkan hal lainnya.

Apa yang Harus Diperbuat dengan Seorang yang Berkepribadian Phlegmatis yang Sedang Depresi :

§ Setujui penilaiannya, “Kehidupan memang tidak adil”. “Selama ini kamu orang yang baik”. “Kamu tidak pantas mengalami ini”.

§ Katakan Anda akan membantu. “Pasti akan kita temukan solusinya”.

Apa yang Harus Dihindari dengan Seorang yang Berkepribadian Phlegmatis yang Sedang Depresi :

§ Jangan berikan perintah~perintah khas koloris ~ “Ayo bangun”. “Hadapilah”. “Bergembiralah”. “Kamu terlalu mengada~ada saja”.

§ Jangan ceritakan masalah~masalah Anda sendiri dan bagaimana Anda mengatasinya. Kisah-kisah superman hanya akan membuatnya semakin kewalahan membanyangkan apa yang dibutuhkan untuk mengatasi masalahnya.

§ Jangan mengolok. Mengatakan kepada anak~anak, “Tuh Ayah/Ibu kalian begitu lagi; biarkan saja deh”, hanya akan membuat pasangan Anda lebih depresi.

Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar